5 Cara Mengelola Keuangan untuk Pribadi dan Keluarga

cara mengelola keuangan pribadi dan keluarga

Menemukan cara mengelola keuangan untuk pribadi dan keluarga yang tepat dapat menghindari Anda dari stres karena finansial. Tiap individu tentu tidak menginginkan adanya besar pasak dari pada tiang dalam keuangan pribadinya, maupun keluarga. 

Di bawah ini, terdapat 5 cara mengelola keuangan untuk pribadi dan keluarga yang dapat dilakukan. Dengan begitu Anda akan terhindar dari beban pikiran akibat tekanan finansial yang tak kunjung reda.

  • Pergunakan uang sebagai alat dengan bijak

Mencari kepuasan dan kebahagiaan dapat Anda lakukan dengan uang. Namun, bukan berarti Anda membenarkan segala cara dalam menggunakan uang untuk membeli segala keinginan Anda. Sebagai individu, Anda memiliki kendali atas uang yang dimiliki. Jangan sampai, Anda menggadaikan masa depan hanya demi kesenangan sesaat.

Pergunakanlah uang sebagai teman baik Anda. Dengan begitu, uang dapat membantu Anda mencapai tujuan yang sebenarnya penting, bukan justru menghancurkan Anda.

  • Ajukan bantuan dari perencana keuangan profesional

Jika Anda merasa bahwa kondisi finansial pribadi atau keluarga sedang tidak sehat dan sulit untuk ditangani sendirian, tidak ada salahnya bagi Anda untuk mencari bantuan dari perencana keuangan profesional.

Sebagai catatan tambahan, jika Anda ingin mencari seorang perencana keuangan atau financial planner, pilihlah seseorang yang telah memiliki sertifikat perencanaan atau certifed financial planner yang telah berstandar. Jika Anda ragu, Anda juga dapat bertanya kepada kolega Anda yang lebih berpengalaman atau setidaknya pernah mengalami permasalahan serupa dengan yang Anda hadapi. 

Kesehatan finansial memiliki peranan penting seperti kesehatan fisik dan mental seseorang. Jika kondisi keuangan seseorang tidak terkendali, hal tersebut dapat membahayakan kesehatan mental dan fisik Anda.

  • Membuat aturan pengeluaran keuangan

Memisahkan antara kebutuhan dan keinginan sudah sewajarnya Anda lakukan jika menginginkan kesehatan finansial yang stabil. Sumber utama masalah keuangan secara garis besar adalah akibat lebih besar pasak dari pada tiang. Maka dari itu, mengelola pengeluaran keuangan secara bijak dengan memisahkan antara kebutuhan dan keinginan penting untuk dilakukan. 

Anda dapat membagi kebutuhan dan keinginan ini menjadi beberapa kategori, seperti genting, dapat ditunda, atau ‘tambahan saja‘. Anda direkomendasikan untuk melakukan pembagian bujet berdasarkan hitungan 50%/30%/20%. Perhitungan ini mencakup 50% untuk kebutuhan, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk simpanan dan/atau investasi. Dengan begitu, akan terlihat cara mengelola keuangan Anda menjadi lebih sistematis. 

  • Buat tabungan khusus dana darurat

Di tengah pandemi seperti ini, dana darurat akan sangat membantu Anda untuk tetap melanjutkan hidup dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kebutuhan dana darurat yang ideal dapat berkisar dari 6 hingga 12 kali pengeluaran Anda setiap bulan. Besaran ini disesuaikan dengan kondisi Anda dan keluarga. 

Dengan dana tersebut, setidaknya kebutuhan sehari-hari Anda tetap dapat terpenuhi, jika terjadi suatu hal yang tidak diduga-duga yang membahayakan kondisi finansial.

  • Teknik walking meditation

Istilah teknik walking meditation memiliki arti Anda perlu membangun interaksi dengan uang yang dimiliki. Anda didorong untuk benar-benar mengapresiasi berapa pun uang yang Anda keluarkan untuk membeli kebutuhan atau keinginan Anda. 

Di samping itu, melakukan refleksi finansial secara berkala di waktu senggang juga dapat membantu Anda untuk menjabarkan kekhawatiran dan stres terhadap kondisi finansial yang sedang dihadapi.

Tags:  

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>