Mengenal Letak Hati Manusia serta Fungsinya

letak hati manusia

Di dalam tubuh manusia, hati merupakan organ yang paling besar. Pada orang dewasa,   bobot hati bisa mencapai 1,3 kg. Meski ketika menyebut hati, orang banyak menunjuk dada, sebetulnya letak hati manusia bukan di dada, melainkan pada rongga perut.

Nah, mari kita bahas lebih lanjut mengenai letak hati dan fungsinya!

Posisi hati ini berada di bawah diafragma. Letak hati manusia ada di dalam rongga perut sebelah kanan, tepatnya di balik tulang rusuk. Itu sebabnya, Anda tidak dapat merabanya sebab organ hati ini terlindungi oleh tulang rusuk.

Letak hati manusia yang berada di balik tulang rusuk bukanlah suatu kebetulan. Hal tersebut ditujukan untuk melindungi organ hati dari berbagai cedera atau kerusakan, seperti kerusakan yang disebabkan oleh benturan.

Hati memegang peran penting bagi sistem kekebalan tubuh serta sistem pencernaan. Organ ini juga banyak berperan dalam menetralisir racun yang masuk ke dalam tubuh. Tak heran, bila organ hati bekerja tidak optimal, Anda dapat mengalami berbagai gangguan kesehatan.

Fungsi organ hati

Telah disebutkan sebelumnya, hati memegang fungsi vital. Tanpa hati atau liver, manusia akan sulit bertahan hidup. Berikut ini, beberapa fungsi organ hati.

1. Detoksifikasi

Semua makanan dan minuman yang Anda konsumsi berpotensi menjadi racun di dalam tubuh, yang nantinya akan membahayakan fungsi tubuh. Di dalam hati, darah akan disaring dan zat-zat yang dianggap beracun akan dipisahkan.

Akan tetapi, bukan berarti hati dapat menghilangkan racun dari dalam tubuh. Hanya organ ini dapat meminimalisir masuknya racun yang beredar di dalam tubuh.

2. Memproduksi empedu

Cairan empedu yang diproduksi oleh hati, kemudian disimpan di dalam kantung empedu. Kantung empedu ini terletak di bawah organ hati.

Empedu membantu tubuh usus halus untuk menyerap nutrisi dari makanan ke aliran darah, terutama vitamin A, D, E, dan K. Empedu juga berfungsi membuang sisa-sisa racun dan metabolisme tertentu dari tubuh. Seperti membuang hemoglobin yang sudah dihancurkan serta mengeluarkan kelebihan kolesterol.

Kekurangan cairan empedu akan mengganggu penyerapan asam lemak serta jenis vitamin yang larut dalam lemak. Asam lemak yang tidak diserap akan menimbulkan berbagai persoalan.

3. Mengolah bilirubin

Hati juga berperan dalam menyerap dan mengolah bilirubin, yang nantinya digunakan untuk memproduksi sel darah yang baru. Bilirubin juga berperan dalam proses pembekuan darah.

4. Menjaga sistem imunitas

Karena memiliki banyak sel Kupffer, organ hati berperan penting dalam menjaga imunitas tubuh. Sel Kupffer merupakan makrofag yang hanya terdapat di hati. Sel tersebut berfungsi untuk membersihkan sel hampir mati dan mikroorganisme berbahaya  melalui proses fagositosis.

5. Memproduksi albumin

Albumin merupakan protein dalam serum darah. Protein ini bertugas untuk mengangkut asam lemak serta hormon steroid di dalam tubuh. Selain itu, albumin juga berperan menjaga kebocoran pembuluh darah.

Organ hati adalah organ yang memproduksi albumin tersebut.

6. Metabolisme karbohidrat dan lemak

Hati berperan dalam menyimpan dan memecah karbohidrat menjadi glukosa, kemudian mengedarkannya ke seluruh tubuh agar kadar glukosa di dalam tubuh tetap normal. Hati juga akan melepaskan glikogen saat tubuh membutuhkan energi secara instan.

Di samping itu, organ yang satu ini juga berperan dalam metabolisme lemak. Hati berperan dalam memecah lemak agar mudah untuk dicerna.

Dengan mengenal letak hati manusia serta fungsinya, diharapkan Anda dapat menjaga ogan ini dengan baik. Cara yang paling mudah, kurangi konsumsi alkohol serta konsumsi banyak makanan berserat.

Tags:  

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>