Panduan Makanan Bayi 8 Bulan hingga 12 Bulan

Melanjutkan pembahasan dari artikel selanjutnya, artikel ini akan membahas panduan makanan bayi 8 bulan hingga 12 bulan. Jumlah makanan dalam artikel ini hanya rekomendasi umum, jadi Ibu tidak perlu khawatir jika si kecil makan sedikit lebih banyak atau sedikit dari yang disarankan. Akan lebih baik jika sebelum memberikan makanan padat pada si kecil, Anda mengonsultasikannya dengan dokter Anak terlebih dahulu.

Umur: 8 hingga 10 Bulan

Tanda-tanda bayi sudah siap untuk mengonsumsi makanan padat dan cemilan:

• Sama seperti ketika bayi berusia 6 hingga 8 bulan

• Dapat mengambil objek dengan ibu jari dan jari telunjuk

• Dapat memindahkan barang dari satu tangan ke tangan yang lain

• Masukkan semuanya ke mulutnya

• Memutar rahang dengan gerakan mengunyah

Apa yang harus diberikan:

• ASI atau susu formula

• Seporsi kecil keju pasteurisasi lunak, keju cottage, dan yogurt tanpa pemanis

• Sayuran yang dihaluskan (wortel matang, labu, kentang, ubi jalar)

• Buah yang dihaluskan (pisang, persik, pir, alpukat)

• Cemilan (sereal berbentuk O, potongan kecil telur orak-arik, potongan kentang yang dikukus, pasta spiral yang direbus, kerupuk, potongan kecil bagel)

• Protein (potongan kecil daging, unggas, ikan tanpa tulang, tahu, dan kacang yang dimasak dengan baik, seperti kacang polong, kacang pinto, atau kacang hitam)

• Sereal yang diperkaya zat besi (jelly, gandum, oat, biji-bijian)

Berapa banyak per hari:

• 1/4 hingga 1/3 cangkir susu (atau 1/2 ounce keju)

• 1/4 hingga 1/2 cangkir sereal yang diperkaya zat besi

• 3/4 hingga 1 cangkir buah

• 3/4 hingga 1 cangkir sayuran

• 3 hingga 4 sendok makan makanan kaya protein

Tips memberikan makanan:

  • Perkenalkan makanan kepada bayi satu per satu. Sebelum menawarkan makanan baru lainnya, tunggu dua atau tiga hari kemudian. Tunggulah tiga hari jika bayi atau keluarga Anda memiliki riwayat alergi. Jika memungkinkan, tulis ide makanan yang akan dan telah Anda suapkan pada si kecil. Jika bayi menunjukkan reaksi buruk terhadap makanan yang telah disuapkan, Anda akan lebih mudah untuk megetahui penyebabnya dengan menggunakan catatan makanan yang dibuat.

Umur: 10 hingga 12 bulan

Tanda-tanda bayi sudah siap untuk mengonsumsi makanan padat lainnya

• Sama seperti ketika bayi berusia 8 hingga 10 bulan

• Dapat menelan makanan dengan lebih mudah

• Memiliki lebih banyak gigi

• Tidak lagi mendorong makanan dari mulut ke mulut dengan lidah

• Mencoba menggunakan sendok

Apa yang harus diberikan:

• ASI atau formula

• Keju pasteurisasi yang lembut, yogurt, keju cottage

• Buah yang dihaluskan atau potong dadu atau strip

• Sayuran yang digigit lunak (kacang polong, wortel)

• Makanan combo (makaroni dan keju, casserole)

• Protein (potongan kecil daging, unggas, ikan tanpa tulang, tahu, dan kacang yang dimasak dengan baik)

• Cemilan (sereal berbentuk O, potongan kecil telur orak-arik, potongan kentang yang direbus, pasta spiral yang direbus, cracker, potongan kecil bagel)

• Sereal yang diperkaya zat besi (jelly, gandum, oat, biji-bijian)

Berapa banyak per hari:

• 1/3 cangkir produk olahan susu (atau 1/2 ounce keju)

• 1/4 hingga 1/2 cangkir sereal yang diperkaya zat besi

• 3/4 hingga 1 cangkir buah

• 3/4 hingga 1 cangkir sayuran

• 1/8 sampai 1/4 cangkir makanan combo

• 3 hingga 4 sendok makan makanan kaya protein

Tips memberikan makanan: Perkenalkan makanan kepada bayi satu per satu. Sebelum menawarkan makanan baru lainnya, tunggu dua atau tiga hari kemudian. Tunggulah tiga hari jika bayi atau keluarga Anda memiliki riwayat alergi. Jika memungkinkan, tulis ide makanan yang akan dan telah Anda suapkan pada si kecil. Jika bayi menunjukkan reaksi buruk terhadap makanan yang telah disuapkan, Anda akan lebih mudah untuk megetahui penyebabnya dengan menggunakan catatan makanan yang dibuat.

Tags:  ,

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>