Rumah Sakit Elisabeth, Pilihan Penyedia Layanan Rehabilitasi Medik

RS. St. Elisabeth

Mungkin hampir semua orang pernah mengalami sakit atau cedera. Beberapa diantaranya menimbulkan gangguan fisik, sehingga dibutuhkan intervensi medis untuk mengatasi hal tersebut. Intervensi medis yang diberikan untuk mengatasi gangguan fisik biasanya berupa pelayanan rehabilitasi medik.

Cukup banyak rumah sakit yang mengembangkan pelayanan rehabilitasi medik, termasuk Rumah Sakit Elisabeth yang berada Bekasi. Pelayanan rehabilitasi medik yang dikembangkan di sana diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lengkap dan menyeluruh.

Dengan tujuan meningkatkan fungsional dan menghindari kecacatan, pelayanan rehabilitasi medik di Rumah Sakit Elisabeth meliputi banyak aspek. Mulai dari penanganan fisioterapi, terapi wicara, terapi okupasi, penyediaan ortotik-prostetik atau alat bantu palsu, sosial medik, juga pelayanan psikologis.

Tentunya, tidak semua kondisi dapat ditangani di bagian rehabilitasi medik Rumah Sakit Elisabeth. Berikut ini beberapa kondisi yang dapat ditangani di bagian rehabilitasi medik rumah sakit tersebut.

– Gangguan saraf otot

Bagian rehabilitasi medik Rumah Sakit Elisabeth dapat menangani gangguan syaraf otot atau neuromuscular. Contohnya, pada kasus stroke yang menimbulkan kelumpuhan.

Contoh lainnya, penyakit Bell’s palsy, yaitu kelumpuhan yang terjadi pada sebagian wajah. Penderitanya akan tampak sulit senyum secara simetris atau tidak dapat membuka mata pada sisi yang lumpuh.

Kondisi lain seperti adanya lesi di saraf pusat atau perifer, ischialgia, trauma medula spinalis, serta masih banyak gangguan kesehatan lain yang berhubungan dengan syaraf otot, dapat diatasi di Rumah Sakit Elisabeth.

– Gangguan terkait muscoloskeletal

Ini merupakan gangguan-gangguan yang berhubungan dengan otot, tulang, dan sendi. Misalnya gangguan seperti reumatoid, nyeri pinggang, skoliosis, perawatan setelah menjalani amputasi, keterbatasan kemampuan sendi untuk bergerak, dan lain-lain.

– Pelayanan pediatric

Pelayanan ini ditujukan untuk anak-anak. Misalnya, bagi mereka yang memiliki kelainan bawaan. Atau kasus lain, seperti cerebral palsy.

Cerebral palsy merupakan kondisi di mana anak mengalami kelainan gerakan, otot, atau postur akibat adanya kerusakan pada otak yang belum berkembang, sering kali terjadi sebelum proses kelahiran.

Jika anak Anda mengalami keterlambatan tumbuh kembang, dapat juga membawanya untuk menjalani terapi di bagian rehabilitasi medik Rumah Sakit Elisabeth.

Selain kondisi-kondisi di atas, Rumah Sakit Elisabeth juga menyediakan pelayanan rehabilitasi medik untuk masalah pernapasan, seperti bronchitis chronic, asma, pleuritis, dan lain-lain, masalah kardiovaskular, serta masalah geriatri atau lansia. Sebagai contoh, lansia yang mengalami cedera akibat olahraga.

Tim Rumah Sakit Elisabeth siap memberikan pelayanan optimal bagi Anda yang membutuhkan pelayanan rehabilitasi medik. Hal tersebut juga tidak lepas dari tersedianya berbagai alat serta fasilitas yang memadai.

Beberapa fasilitas rehabilitasi medik yang dimiliki oleh Rumah Sakit Elisabeth adalah sebagai berikut:

– Diathermy, fasilitas untuk pemberian penyinaran dengan gelombang elektromagnetik.

– Ultrasound therapy, ini merupakan tindakan penyinaran dan micro massage.

– Transcutaneous Nerve Electrical Stimulation, pemberian stimulasi bagi saraf dengan alat stimulasi elektrik.

– Traksi cervical dan lumbal, digunakan untuk merenggangkan otot dan tulang belakang.

– Infra Red Radiation

– Paraffin bath, tindakan yang diberikan untuk menghangatkan dengan menggunakan lilin.

– General exercise, latihan yang dilakukan untuk mengembalikan fungsi berdiri atau berjalan.

– Chest physiotherapy, diperuntukkan bagi pasien batuk dan pilek dengan pemberian tindakan clapping atau tapping.

Fisioterapi untuk tumbuh kembang anak.

Bila Anda mengalami kondisi medis yang membutuhkan rehabilitasi medik serta area tempat tinggal Anda di Bekasi, Rumah Sakit Elisabeth dapat menjadi pilihan Anda.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>