asam oksalat tagged posts

Asam Oksalat

Asam oksalat dapat berubah menjadi oksalat yang kemudian membentuk batu ginjal bersama mineral lain

Batu ginjal merupakan gangguan yang terjadi pada bagian saluran kemih dimana kondisi tersebut dapat membuat seseorang mengalami rasa sakit yang parah. Kondisi seperti ini ada kaitannya dengan suatu senyawa yang disebut sebagai asam oksalat. Asam oksalat dapat ditemukan pada makanan sehat yang sering dikonsumsi manusia.

Pengertian Asam Oksalat

Asam oksalat merupakan senyawa alami yang ada pada makanan yang berasal dari tumbuhan yang terdiri dari sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, serta biji-bijian.

Asam oksalat terikat dengan mineral di dalam tumbuhan sehingga membentuk senyawa yang disebut oksalat. Tubuh bisa memperoleh oksalat dari makanan yang dikonsumsi dan dapat menghasilkannya sendiri. Contohnya, ketika manusia mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, sumber tersebut dapat berubah menjadi oksalat pada saat tubuh mencerna makanan.

Oksalat yang masuk ke dalam tubuh manusia terikat dengan mineral sehingga mampu membentuk senyawa lain. Jika terikat dengan zat besi, maka senyawa yang terbentuk merupakan besi oksalat. Jika terikat dengan kalsium, maka senyawa yang terbentuk merupakan kalsium oksalat.

Pembentukan senyawa seperti kalsium oksalat paling sering terjadi pada bagian usus besar manusia, namun juga dapat terjadi di bagian ginjal atau saluran pencernaan lain. Senyawa oksalat bisa dikeluarkan ketika seseorang buang air kecil atau besar. Meskipun demikian, semua orang belum tentu dapat mengeluarkannya, karena sebagian dari mereka memiliki tubuh yang sensitif. Bila mengkonsumsi makanan yang mengandung oksalat tinggi, maka dapat memicu risiko batu ginjal dan masalah kesehatan lain pada tubuh.

Risiko Asam Oksalat

Manusia yang mengkonsumsi makanan yang mengandung oksalat dapat memicu risiko kesehatan tertentu, yang meliputi:

  • Penyerapan mineral di dalam tubuh

Oksalat terikat dengan mineral pada saat berada di dalam tubuh. Hal tersebut dapat menyebabkan kekurangan pada penyerapan mineral di dalam tubuh. Artinya, mineral dalam makanan tidak bisa diserap secara optimal.

Meskipun demikian, tidak semua mineral terikat dengan oksalat. Pola makan yang tinggi serat juga diklaim mampu menghalangi pengikatan oksalat dengan mineral. Jika Anda mengkonsumsi bayam dengan susu, kalsium dari susu tidak akan berikatan dengan oksalat yang ada pada bayam tersebut.

  • Batu ginjal

Oksalat juga dapat memicu risiko batu ginjal dimana masalah tersebut terjadi karena adanya ikatan antara kalsium dan oksalat sehingga dapat membentuk kristal di dalam tubuh. Kristal tersebut kemudian berubah menjadi batu, terutama pada saat kadar oksalat tinggi di bagian ginjal dan volume urine sedikit.

Batu-batu yang memiliki ukuran kecil tidak akan memicu masalah di dalam tubuh. Namun, jika terdapat ukuran yang besar, maka hal tersebut dapat membuat pasien mengalami rasa sakit parah di bagian punggung. Tidak hanya itu, hal tersebut juga dapat memicu perdarahan pada urine.

Jika Anda mengalami batu ginjal, Anda perlu konsultasikan masalah tersebut dengan dokter. Dokter akan menyarankan Anda untuk menerapkan diet rendah oksalat. Meskipun demikian, tidak semua orang mengalami masalah kesehatan akibat oksalat.

  • Usus

Jika seseorang memiliki usus yang bermasalah seperti radang usus, maka risiko terkena gangguan di bagian usus lebih besar akibat oksalat. Orang-orang yang mengalami gangguan seperti ini juga dianjurkan untuk melakukan diet rendah oksalat.

  • Obat antibiotik

Bakteri di dalam usus seperti Oxalobacter formigenes mampu mencerna oksalat. Bakteri seperti ini dapat mengurangi oksalat secara signifikan. Meskipun demikian, tidak terdapat jumlah bakteri yang terlalu banyak pada sebagian orang untuk mengurangi oksalat, karena sebagian dari mereka mengkonsumsi obat antibiotik. Oleh karena itu, orang-orang yang mengalami kondisi seperti ini juga perlu melakukan diet rendah oksalat.

Cara Mencegah Batu Ginjal

Asam oksalat bisa membuat seseorang terkena batu ginjal. Oleh karena itu, untuk mencegah batu ginjal, berikut adalah beberapa cara yang sebaiknya dilakukan:

  • Sering mengkonsumsi air putih.
  • Mengurangi asupan garam.
  • Jangan mengkonsumsi protein dalam jumlah yang terlalu banyak.
  • Sering mengkonsumsi kalsium.
Read More