stres tagged posts

Ciri-ciri Krisis Identitas Sedang Menyerang

Apa yang terbayang mengenai krisi identitas? Masa-masa saat seorang remaja galau mempertanyakan diri dan tujuan hidupnya? Nyatanya krisis identitas tidak sesederhana dan sesimpel itu. Krisis identitas memang suatu kondisi saat seseorang tengah “kebingungan” mempertanyakan hidupnya sendiri. Namun, dari pertanyaan yang jarang terjawab itu, seseorang yang mengalami krisis identitas bisa mengalami depresi!

Orang dengan krisis idenditas yang terus berkelanjutan pada akhirnya akan sulit untuk melakukan aksi di dalam hidupnya. Dunianya akan dipenuhi tanda tanya yang membuatnya menjadi cenderung murung dan uring-uringan. Karena itulah, krisis identitas harus dipandang sebagai sesuatu yang serius dan mesti segera diatasi agar tidak berkembang menjadi suatu masalah kejiwaan. Dalam hal ini dukungan orang-orang terdekat bisa menjadi jawaban untuk Anda yang mulai mengalami krisis identitas.

Namun tentunya guna bisa memperoleh dukungan tersebut, Anda harus memahami diri sendiri terlebih dahulu. Anda harus tahu kapan krisis identitas itu menyerang Anda. Soalnya, krisis identitas tidak hanya bisa datang sekali dalam hidup. Setiap perubahan besar dalam hidup Anda bisa memicu kondisi krisis ini kembali hadir. Berikut ini adalah beberapa ciri krisis identitas yang bisa Anda tangkap dan pahami ketika gejala kejiwaan ini mulai menghampiri.

  1. Bosan dan Gelisah

Jika Anda akhir-akhir ini kerap merasa sangat mudah bosan terhadap kondisi hidup Anda, berhati-hatilah. Bisa jadi saat ini krisis identitas mulai menyerang Anda. Pasalnya, orang yang mengalami krisis identitas cenderung tidak betah dengan kondisi kehidupan yang tengah dijalaninya. Ketidakbetahan tersebut memicu rasa bosan yang berkepanjangan dan membuat gelisah yang tak kunjung usai.

  • Malas Membicarakan Diri

Mendengar cerita orang lain menjadi sesuatu yang sangat menyenangkan. Namun sebaliknya, ketika orang lain meminta Anda menceritakan tentang diri Anda, bisa jadi Anda langsung tergagap dan emosi. Anda tiba-tiba menjadi sangat tidak suka membicarakan hidup Anda dan harus memberitahunya kepada orang lain. Ini bukan karena Anda menyembunyikan sesuatu. Hanya saja, Anda merasa tidak nyaman setiap kali harus mengungkapkan apa yang terjadi dalam hidup Anda.

  • Mudah Mengikuti Lingkungan

Krisis identitas membuat Anda cenderung takut untuk melakukan suatu keputusan dan aksi dalam hidup. Anda pun akan lebih memilih mengikuti arus yang terjadi di lingkungan sekitar Anda. Sebagai contoh ketika Anda berada di lingkungan kantor yang karyawannya hanya bekerja sewajarnya, Anda juga akan mengikuti cara kerja tersebut. Sebaliknya ketika Anda melihat orang lain mendadak rajin, Anda pun akan berubah menjadi rajin.

  • Percaya Diri Tergerus

Anda akan merasakan hari-hari di mana rasa percaya diri menjadi suatu barang yang langka. Setiap tindakan yang sudah Anda lakukan akan Anda pandang sebagai sesuatu yang salah. Kondisi ini membuat Anda tidak berani menentukan sikap. Bisa jadi Anda juga menjadi tidak berani keputusan simpel bagi kehidupan Anda sehari, seperti hendak berangkat ke kantor menggunakan transportasi umum atau kendaraan pribadi.

  • Gampang Kebingungan

Tadinya Anda merupakan orang yang mudah mengambil keputusan. Anda juga tanggap melakukan berbagai pekerjaan dalam satu waktu. Namun karena krisis identitas, Anda menjadi pribadi yang sangat mudah mengalami kebingungan. Pekerjaan yang Anda lakukan menjadi berantakan karena Anda tidak harus memulai dari mana dan bagaimana cara menyelesaikan.

  • Pendapat Berubah-ubah

Jangan heran jika ada orang yang mengatakan Anda tiba-tiba menjadi labil dan tidak memiliki pendirian. Pasalnya, ketika krisis identitas menyerang, Anda akan menjadi pribadi yang bimbang dan mudah berubah pikiran. Perubahan pikiran terjadi begitu cepat dan terus-menerus sehingga acapkali membuat pendapat Anda terhadap sesuatu menjadi berubah juga.

***

Ketika menemukan gejala-gejala krisis identitas pada diri sendiri, ada baiknya Anda segera meminta bantuan dukungan dari orang-orang sekitar. Jangan lupa memberi dukungan kepada orang terdekat Anda yang Anda dapati tengah mengalami gejala krisis idenditas.

Read More