ziarah kubur tagged posts

Sunnah Dalam Melakukan Ziarah Kubur

Dalam Islam, kata ziarah berasal dari bahasa Arab, yaitu ziyārah, yang artinya mengunjungi atau bahasa Persia ziyarat. Ziarah kubur adalah bentuk ziarah ke pemakaman yang berhubungan dengan anggota keluarga dan keturunannya lainnya.

Karena pada dasarnya kata ziyarat berasal dari bahasa Arab, sebenarnya dalam Islam hal ini merujuk pada kunjungan saleh, ziarah ke tempat suci, makam atau tempat suci. Muslim di Iran dan Asia Selatan menggunakan kata ziyarat untuk ziarah haji ke Mekah serta ziarah ke situs lain seperti mengunjungi tempat suci. Sedangkan di Indonesia, istilah ziarah adalah untuk mengunjungi tempat-tempat suci atau lebih umumnya mengunjungi kuburan.

Tujuan ziarah kubur dalam Islam adalah sebagai bentuk pengingat untuk peziarah bahwa kehidupan di dunia tidak abadi dan mengingatkan kepada kematian dan hari akhir.

Meskipun ziarah kubur tidak ditentukan waktunya dan dapat dilakukan kapan saja, di Indonesia sendiri biasanya ziarah kubur dilakukan ketika bulan Ramadhan, lebih tepatnya beberapa hari sebelum bulan Ramadhan dimulai atau saat Idul Fitri. Sehingga pada saat-saat itulah biasanya situs pemakaman dipenuhi dengan banyak orang.

Ternyata terdapat tata cara sesuai sunnah yang harus Anda lakukan ketika ziarah kubur. Berikut sunnah-sunnah yang perlu Anda lakukan:

  1. Berwudhu

Tata cara pertama dalam ziarah kubur adalah berwudhu, sehingga Anda dianjurkan untuk berwudhu terlebih dahulu sebelum datang berziarah.

  1. Mengucap salam pada ahli kubur

Rasulullah SAW mengajarkan untuk mengucapkan salam yang juga termasuk doa ketika masuk ke dalam area pemakaman.

ASSALAMU ’ALAIKUM AHLAD-DIYAAR MINAL MU’MINIINA WAL MUSLIMIIN. YARHAMULLOOHUL MUSTAQDIMIINA MINNAA WAL MUSTA’KHIRIIN. WA INNA INSYAA ALLOOHU BIKUM LA-LAAHIQUUN. WA AS ALULLOOHA LANAA WALAKUMUL ‘AAFIYAH.”

Yang artinya: “Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari (golongan) orang-orang beriman dan orang-orang Islam, semoga Allah merahmati orang-orang yang mendahului kami dan orang-orang yang datang belakangan. Kami insya Allah akan menyusul kalian, saya meminta keselamatan untuk kami dan kalian”.

  1. Berdoa dan zikir dengan menghadap ke kiblat

Ketika berziarah kubur, biasanya kita mendoakan almarhum. Ternyata dalam sunnah, Anda dianjurkan untuk berdoa menghadap ke kiblat, serta membaca tasbih, takbir, tahmid dan zikir.

  1. Membaca surat-surat pendek

Al-Marwazi dari Ahmad bin Hanbal mengatakan: “Bila kalian masuk ke dalam taman makam (kuburan), maka bacalah al-Fatihah, Surat Ikhlash dan al-Muawwidzatain (al-Falaq dan an-Naas). Jadikanlah pahalanya untuk mayit-mayit kuburan tersebut, karena sungguh pahalanya sampai kepada mereka.”

  1. Jangan duduk atau menginjak bagian atas kuburan

Ketika berziarah, Anda dilarang untuk duduk dan menginjak kuburan, apalagi berdoa kepada kuburan.

  1. Tidak melakukan hal-hal berlebihan

Makam adalah tempat peristirahatan terakhir untuk orang-orang tercinta, namun Anda dilarang untuk meminta sesuatu kepada kuburan, karena hal ini termasuk ke perbuatan syirik.

Meskipun kita masih di tengah wabah pandemi Coronavirus dan melakukan social distancing, ternyata ziarah kubur masih bisa dilakukan. Namun Anda harus tetap mengikuti prinsip-prinsip pencegahan COVID-19 ketika berziarah untuk mencegah penyebaran. Beberapa cara yang harus Anda lakukan adalah

  • Menggunakan masker ketika ziarah
  • Menjaga jarak antar peziarah lainnya
  • Mengatur waktu ziarah kubur, agar tidak melakukan ziarah beramai-ramai. Misalnya ziarah kubur di pagi hari atau siang hari

Memasuki bulan Ramadhan, tentu saja banyak orang yang ingin ziarah kubur untuk mendoakan orang-orang tercinta. Namun Anda tetap harus waspada dan melakukan prinsip-prinsip pencegahan diatas untuk alasan keamanan.

Read More