Tips Mendukung Tahapan Perkembangan Anak 19 Bulan

Perkembangan anak 19 bulan ditandai dengan satu hal yang sangat menarik, yaitu belajar toilet training. Anda sebagai orangtua mungkin sudah sangat siap untuk memulai melatih si kecil menggunakan toilet dan melepaskan popok. Tapi apakah si kecil sudah siap?

Bagi balita Anda, menggunakan toilet secara benar membutuhkan kombinasi keahlian yang mungkin belum dikuasai. Beberapa poin penting saat belajar toilet training yang harus diperkenalkan pada anak antara lain:

  • Apa perasaan atau sensasi yang dirasakan ketika dia membutuhkan toilet
  • Bagaimana menghubungkan pemahaman sensasi tersebut dengan toilet
  • Bagaimana mencapai toilet dengan sukses
  • Bagaimana menggunakan toilet, termasuk melepaskan celana dan duduk
  • Bagaimana memberitahukan orangtua jika anak membutuhkan toilet.

Karena banyaknya pemahaman ini, banyak anak yang belum siap untuk memulai belajar toilet training hingga usia 2-3 tahun. Tetapi bukan berarti anda tidak boleh memulai dasar-dasar belajar toilet training mulai sekarang.

Anda sangat dianjurkan untuk membahas tentang fungsi dan kinerja tubuh kepada balita, termasuk proses membutuhkan toilet untuk urusan buang air kecil atau besar. Ajak anak duduk di toilet supaya dia nyaman dan siap untuk menggunakannya. Lebih baik lagi jika orangtua mempraktekkan langsung supaya anak bisa memahami dengan baik.

Bermain, Bermain & Bermain

Perkembangan anak balita, termasuk perkembangan anak 19 bulan tetap harus diwarnai dengan banyak sesi bermain. Karena melalui permainan ini, si kecil sedang belajar hal-hal penting untuk perkembangannya, antara lain:

  • Keahlian fisik, seperti keseimbangan badan dan kooordinasi fisik (lari, lompat dan tendang).
  • Motorik halus, termasuk bagaimana memegang dan memasang benda-benda kecil.
  • Eksplorasi dan daya imajinasi.

Tips Umum Perkembangan Anak 19 Bulan

Beberapa tips yang baik untuk perkembangan anak 19 bulan, antara lain:

  • Targetkan aktivitas bersama anak setiap hari minimal 30 menit. Berikan juga waktu bermain sebebasnya kepada anak sekitar 1 jam sambil diawasi orangtua.
  • Sedang mencari sepatu untuk anak? Prioritaskan sepatu khusus berjalan dengan pendukung kaki dan pergelangan kaki yang kokoh, fleksibel, dan nyaman.
  • Ajarkan anak untuk nyaman menggunakan toilet. Saat anak duduk, bacakan cerita, tunjukkan cara kerja toilet, atau bermain kertas tisu. Jangan pernah meninggalkan anak sendirian tanpa pengawasan orangtua saat menggunakan toilet.
  • Jangan meninggalkan anak sendirian di bak kamar mandi, walau hanya satu menit.
  • Punya anak lain? Luangkan juga waktu dengan anak-anak lain selain balita Anda.
  • Orangtua juga harus ingat untuk beristirahat cukup.
  • Permudah aktivitas sarapan Anda dan stok makanan sehat yang mudah dipersiapkan supaya rutinitas Anda semakin praktis.

Pastikan kondisi rumah sudah diberikan pengaman supaya tidak sampai melukai balita yang sedang aktif-aktifnya, misalnya penahan pintu, laci, pagar tangga, dan sebagainya. Bereskan juga kabel-kabel yang kelihatan dan benda-benda kecil yang berpotensi ditelan oleh balita.

Tags:  ,

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>